Kegiatan On The Job Training Tahap 2 Kabupaten Pasuruan
Dalam upaya memperkuat kompetensi guru menuju pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, kegiatan On The Job Training (OJT) Tahap 2 bagi peserta Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengimbasan Merdeka (PM) Kabupaten Pasuruan berlangsung dengan penuh semangat dan makna. Kegiatan ini dilaksanakan di tiga lokus sekolah, yakni SMAN Purwosari, SMA YADIKA, dan SMA YAPI Bangil, dengan menghadirkan praktik langsung melalui kegiatan open class bersama para guru model inspiratif.
Tiga guru model dari masing-masing sekolah membuka kelasnya untuk diobservasi oleh para peserta Bimtek. Melalui kegiatan open class ini, peserta dapat melihat secara nyata bagaimana penerapan pembelajaran mendalam (deep learning) berlangsung di kelas,mulai dari perencanaan, proses, hingga refleksi pembelajaran.
Setelah kegiatan open class, seluruh peserta berkumpul di SMA YAPI Bangil untuk melakukan sesi refleksi bersama. Dalam suasana yang akrab dan reflektif, para peserta saling berbagi temuan, kesan, serta AHA moment,yakni momen ketika mereka menemukan insight baru tentang bagaimana pembelajaran dapat berlangsung lebih bermakna, berkesadaran, dan menggembirakan.
Tiga fasilitator yang mendampingi kegiatan ini, yaitu Elly Farida, Aniri Hidayati, dan Ilmiyatur Rosidah, dengan penuh semangat memandu proses refleksi dan memberikan penguatan terhadap praktik pembelajaran yang telah diobservasi. Mereka mengarahkan peserta untuk melihat pembelajaran bukan sekadar transfer pengetahuan, melainkan sebagai proses membangun kesadaran dan pengalaman belajar yang utuh bagi siswa.
Dalam diskusi reflektif, para guru menemukan bahwa prinsip Pembelajaran Mendalam mencakup tiga pilar utama:
- Berkesadara, Guru dan siswa sama-sama sadar akan tujuan belajar yang ingin dicapai, bukan sekadar menyelesaikan materi.
- Bermakna, Pembelajaran dikaitkan dengan konteks kehidupan nyata, sehingga siswa merasa terhubung dengan apa yang mereka pelajari.
- Menggembirakan, Proses belajar dilakukan dengan suasana yang menyenangkan, tanpa mengurangi kedalaman pemahaman.
Sementara itu, dari aspek Pengalaman Belajar, tampak jelas bagaimana proses belajar di kelas yang diamati mengandung tiga tahapan penting:
Memahami, dimana siswa mengeksplorasi konsep secara mendalam
Mengaplikasi, saat mereka menerapkan pengetahuan pada situasi konkret dan
Merefleksi, ketika siswa maupun guru meninjau kembali pengalaman belajar untuk menemukan makna dan arah perbaikan.


