Kegiatan Bimbingan Teknis Pembelajaran Mendalam Kabupaten Pasuruan di SMA Darut Taqwa Purwosari
Pelaksanaan On The Job Training (OJT) Tahap 3 dalam rangka Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembelajaran Mendalam (PM) Kabupaten Pasuruan berlangsung dengan penuh antusias di SMA Darut Taqwa Purwosari. Sebagai penutup dari rangkaian kegiatan OJT, sesi ini menjadi yang terseru dan paling berkesan, menghadirkan praktik nyata pembelajaran yang mendalam, kolaboratif, dan bermakna.
Tiga guru dari SMA Darut Taqwa tampil sebagai guru model, yaitu:
1. Wiwik Khoiriyah, S.Pd. Guru mata pelajaran Bahasa Inggris
2. Nur Qomari, S.Sos. Guru mata pelajaran Kewirausahaan
3. Reni Wahyu Agustin, S.Si. Guru mata pelajaran Fisika
Ketiga guru tersebut membuka kelasnya untuk diobservasi oleh para peserta Bimtek. Setiap open class didampingi oleh fasilitator yang memandu proses observasi serta membantu peserta mencermati berbagai aspek penting dari kegiatan belajar mengajar.
Suasana pembelajaran di tiap kelas terasa hidup dan menggembirakan. Guru model menampilkan pembelajaran yang berorientasi pada peserta didik, menumbuhkan keaktifan, rasa ingin tahu, serta kerja sama. Peserta Bimtek mengamati dengan seksama, mencatat strategi mengajar yang menarik, dan menemukan berbagai AHA moment selama proses pembelajaran berlangsung.
Setelah kegiatan open class berakhir, seluruh peserta berkumpul di aula SMA Darut Taqwa untuk melakukan refleksi bersama. Dalam sesi ini, para observer menyampaikan tanggapan, masukan, serta apresiasi terhadap pembelajaran yang telah diamati. Dari hasil refleksi, muncul banyak insight baru tentang bagaimana pola inkuiri kolaboratif dapat mendorong guru dan siswa berpikir kritis, aktif bertanya, dan menemukan makna dari proses belajar.
Para fasilitator menegaskan bahwa rancangan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) harus mampu mengakomodasi empat kerangka utama dalam Pembelajaran Mendalam, yaitu:
1. Delapan Dimensi Profil Pelajar Pancasila, sebagai arah capaian kompetensi dan karakter siswa.
2. Tiga Prinsip Pembelajaran berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan.
3. Tiga Pengalaman Belajar memahami, mengaplikasi, dan merefleksi.
4. Empat Kerangka Pembelajaran Mendalam konteks, konsep, kompetensi, dan karakter.
Melalui kegiatan ini, para guru semakin memahami bahwa pembelajaran mendalam bukan sekadar menyampaikan materi, melainkan membantu siswa mengaitkan pengetahuan dengan kehidupan nyata, mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi, serta membangun karakter positif melalui pengalaman belajar yang berkesan.
Kegiatan OJT 3 ditutup dengan suasana hangat penuh tawa dan semangat. Semua peserta, fasilitator, dan guru model berfoto bersama sebagai simbol kebersamaan dan semangat belajar tanpa henti.
Menjelang penutupan, peserta juga bersiap untuk melanjutkan ke kegiatan In-2, yang tak kalah seru dan ditunggu-tunggu. OJT 3 di SMA Darut Taqwa Purwosari pun menjadi penutup yang indah, sebuah momen pembelajaran yang bukan hanya mendalam, tetapi juga penuh makna dan inspirasi bagi para guru Pasuruan.


