SMK Negeri Puspo kembali mengukir langkah penting dalam meningkatkan mutu pembelajaran melalui kegiatan In House Training (IHT) bertema “Pembelajaran Mendalam yang Menunjang Kreativitas Siswa”, yang diselenggarakan pada 27 November 2025. Seperti matahari yang terbit di ufuk timur, kegiatan ini menjadi simbol kebangkitan dan harapan baru bagi transformasi pendidikan di sekolah tersebut—itulah mengapa kegiatan ini dijuluki “The Sunrise”.
Dibuka oleh Waka Kurikulum, Disambut dengan Antusias
Kegiatan IHT dibuka oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, yang menekankan bahwa perubahan dalam dunia pendidikan menuntut guru untuk terus berkembang, belajar, dan membangun kreativitas dalam proses belajar mengajar. Guru-guru SMK Negeri Puspo hadir dengan antusiasme tinggi, menunjukkan kesiapan mereka untuk menyambut perubahan pembelajaran ke arah yang lebih bermakna.
Dr. Elly Farida, S.Pt., M.Si.: Narasumber yang Menginspirasi
Sebagai pengawas bina SMK N Puspo, Dr. Elly Farida, S.Pt., M.Si. hadir sebagai narasumber utama yang menyampaikan materi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dan kaitannya dengan kreativitas siswa serta kebutuhan kompetensi abad 21.
Dalam paparannya, beliau menegaskan bahwa:
• Pembelajaran harus berpusat pada murid
• Kreativitas tidak muncul dari tugas rutin, tetapi dari tantangan nyata
• Guru perlu berperan sebagai fasilitator, bukan satu-satunya sumber ilmu
• Pemikiran kritis, kolaborasi, dan komunikasi harus dibangun dalam setiap proses belajar
• Paparan tersebut membuka perspektif baru bagi guru tentang bagaimana membangun pembelajaran yang tidak hanya informatif, tetapi transformatif.
Sesi Tanya Jawab: Seru, Mendalam, dan Penuh Ide Baru
Bagian paling hidup dari kegiatan IHT ini adalah sesi tanya jawab. Guru-guru SMK Negeri Puspo tampak aktif berdiskusi mengenai:
bagaimana menerapkan pendekatan baru di kelas
tantangan dalam mendorong kreativitas siswa
strategi mengelola pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja
metode penilaian yang lebih autentik dan bermakna
Interaksi berjalan hangat, penuh gelak tawa, dan mengalir apa adanya—sebuah tanda bahwa guru benar-benar tertarik dan siap berubah.
Growth Mindset: Mengukur Pola Pikir Guru
Salah satu penekanan penting dalam kegiatan ini adalah mengukur dan menumbuhkan Growth Mindset pada guru.
Guru diajak merefleksikan diri:
• Apakah saya masih takut mencoba hal baru?
• Apakah saya menghindari tantangan?
• Apakah saya percaya bahwa kemampuan bisa berkembang melalui latihan?
Melalui diskusi dan refleksi singkat, guru menyadari bahwa transformasi pembelajaran harus dimulai dari pola pikir guru itu sendiri—sebagai model bagi murid.
Atmosfer Kegiatan: Seru, Bersemangat, dan Penuh Motivasi
Kegiatan ini berlangsung dengan penuh energi positif. Guru-guru terlihat:
• sangat bersemangat
• aktif berdiskusi
• tertawa bersama
• berbagi pengalaman
• bahkan merancang ide-ide pembelajaran kreatif secara spontan
Suasananya hangat, cair, dan inspiratif—seperti matahari pagi yang membawa cahaya dan harapan baru.
Penutup: SMK Negeri Puspo Siap Menyongsong Transformasi
“The Sunrise” bukan hanya nama kegiatan, tetapi representasi dari semangat baru SMK Negeri Puspo dalam:
• menguatkan kualitas pembelajaran
• meningkatkan kreativitas siswa
• membangun budaya Growth Mindset bagi guru
• dan menyongsong transformasi pendidikan yang berkelanjutan
Dengan kolaborasi yang solid antara pengawas, guru, dan pimpinan sekolah, SMK Negeri Puspo bersiap menjadi sekolah vokasi yang adaptif, inovatif, dan responsif terhadap tuntutan masa depan.


